Langsung ke konten utama

Postingan

Sakit yang Berfaedah

Sakit Sebagai Alat Penggugur Dosa     Sebagian orang ketika mengalami yang namanya sakit kadang-kadang merasa bahwa ia sedang mendapatkan azab, balasan bahkan sebuah bala dari Allah SWT. Ia mengira sakit yang dideritanya adalah akibat dari dosa-dosanya. Adapun orang muslim sejati ketika sakit menimpanya ia akan mengatakan ini adalah momen untuk menggugurkan dosa-dosanya dan berprasangka baik kepada Tuhannya bahwa ia diberi sakit karena Allah SWT memberikan kesempatan kepada dirinya untuk menghapus dosa-dosanya dan ini menandakan bahwa Allah menyayangi dirinya.       Saudara-saudara sekalian begitulah seharusnya kita berfikir jangan cepat berprasangka buruk kepada Allah SWT. Karena yakinlah bahwa di balik itu pasti ada sesuatu yang luar biasa yang telah Allah janjikan jadi, ketika sakit menimpa kita ada beberapa amalan yang bisa dilakukan yakni - shalat    Jika tak mampu berdiri, diperbolehkan duduk, jika tak mampu duduk maka berbaring dengan m...
Postingan terbaru

Islam dari kacamata saya (penulis)

        Dulu ketika saya berada di bangku SMP dan SMA yang saya pahami tentang Islam adalah sekedar shalat, puasa dan zakat terlebih lagi saya tumbuh di tengah-tengah masyarakat yang bisa di bilang masih minim pengetahuan akan islam. Namun, setelah saya berada di bangku kuliah terlebih lagi di Kampus Hijau IAIN Kota Palopo saya mulai memahami bahwa Islam tidak sekedar hanya membahas shalat, puasa dan zakat tetapi Islam adalah menyangkut segalanya yang mengatur hubungan antara Allah (hablu minallah)  dan hubungan antara manusia dengan sesama (hablu minannas).        Islam sejatinya tidak hanya memerintahkan ibadah wajib tetapi juga ibadah Sunnah yang mampu menambah pundi-pundi pahala seseorang. Jadi, harapan saya kedepannya kita bisa memahami Islam lebih dalam lagi sehingga kita tidak mudah salah memahami Islam karena semakin kita mempelajari agama Allah SWT semakin hati kita akan terbuka akan kebenaran- kebenaran yang selama ini ...
Naik Turunnya Iman     Tidak dapat dipungkiri bahwa yang namanya keimanan itu pasti akan mengalami naik turun. Naiknya keimanan ketika kita mendekatkan diri kepada Allah dan menjauhi segala perbuatan yang dilarangnya serta mengikuti Sunnah Nabi Muhammad Saw. Sebaliknya ketika keimanan seseorang turun berarti ia mulai goyah sehingga sedikit demi sedikit menjauh dari Allah SWT.     Adapun cara yang dapat dilakukan seseorang untuk Istiqomah dalam keimanannya yaitu : 1. Menuntut ilmu      Semakin tinggi ilmu seseorang maka semakin tinggi pemahaman agamanya sehingga mampu konsisten dalam keimanannya 2. Senantiasa mengingat keimanan sehingga muncul ketakutan akan melakukan suatu dosa yang dapat menimbulkan kita mendapat kan siksa di neraka 3. Bergaul dengan orang orang shaleh     Ketika seseorang bergaul dengan orang yang shaleh maka mau tidak mau ia akan menjadi orang shaleh sebaliknya ketika seseorang bergaul dengan orang pendosa maka lam...